Router: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '= Router = == Apa Itu Router? == Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi sebagai penghubung antar jaringan berbeda, biasanya antara Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN) seperti internet. Router bekerja pada lapisan 3 (Network Layer) model OSI dengan membaca alamat IP pada paket data dan menentukan rute terbaik untuk meneruskannya. Selain routing, router modern juga menyediakan fitur seperti NAT (Network Address Translation), firewall dasa...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
== Apa Itu Router? == | == Apa Itu Router? == | ||
[[Berkas:Router.webp|thumb|right|300px|Router Mikrotik RB750gr3]] | |||
Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi sebagai penghubung antar jaringan berbeda, biasanya antara Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN) seperti internet. Router bekerja pada lapisan 3 (Network Layer) model OSI dengan membaca alamat IP pada paket data dan menentukan rute terbaik untuk meneruskannya. Selain routing, router modern juga menyediakan fitur seperti NAT (Network Address Translation), firewall dasar, DHCP server, dan Wi-Fi access point. | Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi sebagai penghubung antar jaringan berbeda, biasanya antara Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN) seperti internet. Router bekerja pada lapisan 3 (Network Layer) model OSI dengan membaca alamat IP pada paket data dan menentukan rute terbaik untuk meneruskannya. Selain routing, router modern juga menyediakan fitur seperti NAT (Network Address Translation), firewall dasar, DHCP server, dan Wi-Fi access point. | ||
Revisi terkini sejak 21 Desember 2025 01.08
Apa Itu Router?

Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi sebagai penghubung antar jaringan berbeda, biasanya antara Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN) seperti internet. Router bekerja pada lapisan 3 (Network Layer) model OSI dengan membaca alamat IP pada paket data dan menentukan rute terbaik untuk meneruskannya. Selain routing, router modern juga menyediakan fitur seperti NAT (Network Address Translation), firewall dasar, DHCP server, dan Wi-Fi access point.
Kenapa Memerlukan Router?
- Menghubungkan perangkat dalam rumah/kantor ke internet.
- Mengatur lalu lintas data antar perangkat dalam jaringan lokal.
- Memberikan keamanan dasar dengan NAT dan firewall untuk menyembunyikan alamat IP internal.
- Mengelola alokasi IP otomatis melalui DHCP.
- Mendukung koneksi nirkabel melalui Wi-Fi untuk perangkat mobile.
Tanpa router, perangkat dalam jaringan lokal tidak dapat berkomunikasi dengan internet atau antar subnet dengan efisien.
Jenis-Jenis Router
- Router Rumah/Kantor Kecil (SOHO)
Router all-in-one dengan fitur Wi-Fi, biasanya dari merek seperti TP-Link, ASUS, atau D-Link.
- Router Enterprise
Router kelas bisnis dengan performa tinggi, seperti Cisco ISR atau MikroTik CCR series.
- Router Wireless
Fokus pada Wi-Fi dengan standar terbaru seperti Wi-Fi 6 atau Wi-Fi 7.
- Router Modular
Memungkinkan penambahan modul untuk port tambahan atau fitur khusus.
Merek Router Populer
- MikroTik
Merek Latvia yang terkenal dengan RouterOS, harga terjangkau, dan fitur enterprise seperti VLAN, hotspot, dan firewall canggih. Cocok untuk homelab dan ISP kecil.
- Cisco
Pemimpin pasar enterprise dengan seri seperti ISR dan Catalyst. Sangat andal, dukungan jangka panjang, tapi harga mahal dan memerlukan sertifikasi CCNA/CCNP untuk konfigurasi optimal.
- TP-Link
Populer untuk router rumah dengan harga murah dan fitur Wi-Fi yang baik (seri Archer).
- ASUS
Router gaming (seri ROG) dengan performa Wi-Fi tinggi dan fitur QoS untuk prioritas game.
- Ubiquiti (UniFi)
Sistem jaringan terintegrasi dengan controller untuk manajemen terpusat, populer di kantor dan homelab.
- Huawei
Router enterprise dengan performa tinggi, sering digunakan di infrastruktur besar.
Kelebihan dan Kekurangan Router Umum
Kelebihan
- Meningkatkan keamanan jaringan dengan NAT dan firewall.
- Memungkinkan berbagi koneksi internet ke banyak perangkat.
- Mendukung fitur QoS untuk prioritas trafik (misalnya, streaming atau gaming).
- Fleksibel untuk ekspansi jaringan.
Kekurangan
- Konfigurasi salah dapat membuka celah keamanan.
- Router murah sering memiliki performa terbatas pada lalu lintas tinggi.
- Fitur lanjutan memerlukan pengetahuan teknis.
- Perangkat lama bisa menjadi bottleneck pada jaringan cepat.
Penggunaan Router di Homelab
Router sering menjadi pusat homelab untuk eksperimen VLAN, VPN (WireGuard/OpenVPN), firewall rules, dan monitoring. MikroTik dan Ubiquiti sangat populer karena fleksibilitas dan harga yang kompetitif.
Router tetap menjadi komponen esensial dalam jaringan modern, baik untuk rumah, kantor, maupun infrastruktur besar.