Switch
Dari Kicap Karan Wiki
Apa Itu Switch?
Switch adalah perangkat jaringan lapisan 2 (Data Link Layer) pada model OSI yang digunakan untuk menghubungkan beberapa perangkat dalam jaringan lokal (LAN). Switch bekerja dengan membaca alamat MAC (Media Access Control) pada frame data yang diterima dan meneruskannya hanya ke port tujuan, sehingga mengurangi collision dan meningkatkan efisiensi jaringan dibandingkan hub. Switch modern juga mendukung fitur lapisan 3 seperti VLAN dan routing sederhana.
Jenis-Jenis Switch
Switch dibagi menjadi dua jenis utama berdasarkan kemampuan konfigurasi:
- Unmanaged Switch
Switch plug-and-play tanpa konfigurasi manual. Semua pengaturan bersifat default dari pabrik.
- Managed Switch
Switch yang dapat dikonfigurasi melalui antarmuka web, CLI (Command Line Interface), atau SNMP. Mendukung fitur lanjutan seperti VLAN, QoS, dan monitoring.
Kelebihan dan Kekurangan Unmanaged Switch
Kelebihan
- Mudah digunakan, cukup colok dan langsung berfungsi.
- Harga murah dan terjangkau untuk jaringan kecil.
- Konsumsi daya rendah dan tidak memerlukan pemeliharaan.
- Cocok untuk rumah, kantor kecil, atau homelab sederhana.
Kekurangan
- Tidak dapat dikonfigurasi, semua port berjalan pada pengaturan default.
- Tidak mendukung VLAN, QoS, atau monitoring.
- Kurang aman karena tidak ada kontrol akses atau port security.
- Sulit untuk troubleshooting pada jaringan besar.
Kelebihan dan Kekurangan Managed Switch
Kelebihan
- Dapat dikonfigurasi untuk VLAN, QoS, port mirroring, dan link aggregation.
- Mendukung monitoring dan logging untuk troubleshooting.
- Fitur keamanan seperti port security, ACL, dan 802.1X.
- Skalabilitas tinggi untuk jaringan enterprise atau data center.
Kekurangan
- Harga lebih mahal dibandingkan unmanaged switch.
- Memerlukan pengetahuan jaringan untuk konfigurasi yang optimal.
- Konsumsi daya lebih tinggi.
- Risiko mis konfigurasi yang dapat mengganggu jaringan.
Jenis Managed Switch Lainnya
- Smart Switch
Versi ringan dari managed switch dengan fitur terbatas (misalnya VLAN dasar dan QoS sederhana), biasanya dikonfigurasi melalui web GUI.
- Layer 3 Switch
Managed switch dengan kemampuan routing IP (lapisan 3), cocok untuk segmentasi jaringan besar tanpa router terpisah.
Penggunaan Umum Switch
- Rumah atau homelab: Unmanaged switch untuk koneksi sederhana.
- Kantor kecil-menengah: Smart atau managed switch untuk VLAN dan prioritas trafik.
- Data center atau perusahaan besar: Layer 3 managed switch untuk performa dan keamanan tinggi.
Switch tetap menjadi komponen penting dalam jaringan modern karena kemampuannya mengelola trafik secara efisien dan mendukung pertumbuhan jaringan.