ODP

Dari Kicap Karan Wiki
Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian

Apa Itu ODP?

ODP

ODP (Optical Distribution Point) adalah kotak distribusi optik yang digunakan dalam jaringan fiber optik pasif (Passive Optical Network/PON), terutama pada teknologi FTTH (Fiber to the Home). ODP berfungsi sebagai titik penghubung antara kabel feeder (kabel utama dari OLT di sentral ISP) dengan kabel drop (kabel yang menuju rumah pelanggan/ONT). ODP biasanya berbentuk box plastik atau metal yang dipasang di tiang listrik, dinding gedung, atau di dalam tanah (manhole), dengan kapasitas mulai dari 8 port hingga 144 port atau lebih.

Kegunaan ODP

  • Menghubungkan kabel feeder dengan beberapa kabel drop untuk distribusi sinyal optik ke banyak pelanggan.
  • Melindungi sambungan fiber optik (splice) dari cuaca, debu, dan kerusakan fisik.
  • Memudahkan penambahan pelanggan baru tanpa mengganggu pelanggan existing (dengan splitter di dalam ODP).
  • Sebagai titik pengujian dan troubleshooting jaringan fiber oleh teknisi.
  • Mengatur dan mengorganisir kabel optik agar rapi dan mudah dikelola.

Jenis-Jenis ODP

  • ODP Pole
 Dipasang di tiang listrik/telepon, biasanya kapasitas 8-24 port, cocok untuk area perumahan.
  • ODP Wall Mount
 Dipasang di dinding gedung atau tembok, sering digunakan di apartemen atau perkantoran.
  • ODP Underground/Manhole
 Dipasang di dalam tanah atau manhole untuk area dengan estetika tinggi atau rawan vandalisme.
  • ODP Rack Mount
 Dipasang di rack 19 inci untuk data center atau gedung besar dengan kapasitas tinggi (48-144 port).

Komponen di Dalam ODP

  • Splice tray: Tempat penyambungan (splicing) kabel feeder dan drop.
  • Splitter: Untuk membagi sinyal optik dari 1 feeder ke banyak drop (misalnya 1:8, 1:16, 1:32).
  • Adapter SC/APC atau SC/UPC: Konektor untuk kabel drop.
  • Cable gland: Untuk masuknya kabel optik dengan perlindungan air/debu (biasanya IP65/IP68).
  • Lock: Kunci untuk keamanan akses teknisi saja.

Kelebihan ODP

  • Memudahkan ekspansi jaringan FTTH tanpa perlu tarik kabel baru dari sentral.
  • Melindungi sambungan optik dari faktor lingkungan.
  • Mendukung skalabilitas tinggi untuk penambahan pelanggan.
  • Biaya maintenance rendah karena jaringan pasif.

Kekurangan ODP

  • Rentan terhadap vandalisme jika tidak dikunci dengan baik.
  • Kapasitas terbatas, perlu ODP baru jika pelanggan melebihi port.
  • Membutuhkan teknisi terlatih untuk splicing dan konfigurasi.
  • Biaya awal instalasi relatif tinggi untuk area dengan sedikit pelanggan.

Penggunaan ODP dalam Jaringan FTTH

ODP adalah bagian penting dari arsitektur GPON/EPON: OLT (sentral) → Kabel Feeder → ODP (splitter dan distribusi) → Kabel Drop → ONT (di rumah pelanggan).

ODP memungkinkan satu kabel feeder melayani puluhan hingga ratusan pelanggan, menekan biaya infrastruktur ISP sambil memberikan kecepatan tinggi dan stabil kepada pengguna akhir.